Pemilik Hewan Peliharaan Lebih Panjang Umur


Memiliki hewan peliharaan terkadang bisa menjengkelkan. Namun ada dampak positifnya yakni pemilik hewan peliharaan akan lebih sehat, lebih percaya diri dan jarang merasa kesepian.
Menurut hasil studi, para pemilik hewan peliharaan biasanya lebih sehat, lebih percaya diri dan jarang kesepian dibanding mereka yang tak memiliki peliharaan di rumah. Tak hanya itu, menurut peneliti American Psychological Association, pemilik peliharaan akan lebih bertanggung jawab, ekstrovert dan pemberani.
Peneliti yakin, hewan peliharaan berfungsi sebagai sumber dukungan sosial penting dan emosional bagi banyak orang serta mampu memberi semangat bagi individu yang menghadapi tantangan kesehatan signifikan.
Kepala peneliti Allen R McConnell dari Miami University, Ohio, mengatakan, setelah mengamati bukti ternyata pemilik hewan peliharaan bernasib lebih baik, baik dari segi kesejahteraan dan perbedaan individu dibanding mereka yang tak memiliki hewan peliharaan di beberapa dimensi.
“Secara khusus, pemilik hewan peliharaan memiliki percaya diri yang lebih besar, lebih sehat secara fisik, jarang kesepian, lebih teliti, lebih extravert, pemberani dan cenderung kurang sibuk dibanding mereka yang tak memiliki hewan peliharaan,” katanya.
Hasil studi menemukan, pemilik hewan peliharaan sama dekatnya dengan orang-orang penting dalam kehidupannya. Hal ini menunjukkan, tak ada bukti, hubungan dengan hewan peliharaan mengorbankan hubungan dengan orang lain.
Terlebih, membuat orang lebih mengandalkan hewan peliharaan dibanding dukungan sosial manusia yang lebih miskin. Para ilmuwan dari Miami University dan Saint Louis University di Missouri pun melakukan tiga percobaan guna menguji manfaat potensial memiliki hewan peliharaan.
Sebanyak 217 partisipan berusia rata-rata 31 tahun dengan pendapatan keluarga US$77 ribu (Rp650 juta) dan 79% di antaranya wanita pun ditanyai perihal ini. Kelompok ini menjawab survei yang bertujuan menentukan apakah pemilik hewan peliharaan berbeda dari orang-orang yang tak memiliki hewan peliharaan dalam hal kesejahteraan dan tipe kepribadian.
Beberapa perbedaan yang muncul di antara kelompok yakni, pemilik hewan peliharaan lebih bahagia, sehat dan lebih baik dalam menyesuaikan diri dibanding mereka yang tak memiliki hewan peliharaan.
Percobaan kedua melibatkan 56 pemilik anjing dengan usia rata-rata 42 tahun dan pendapatan keluarga sebesar US$65 ribu (Rp55 juta) dan 91% di antaranya adalah wanita. Kelompok ini ditanyai mengenai apakah mereka mendapat keuntungan lebih saat hewan peliharaan mereka dianggap mampu memenuhi kebutuhan sosial mereka dengan lebih baik.
Para peneliti menemukan, para pemilik hewan peliharaan jauh lebih sejahtera juga mengalami peningkatan perasaan memiliki, harga diri dan eksistensi yang berarti. Kelompok terakhir, terdiri dari 97 mahasiswa usia rata-rata 19 tahun.
Pada kelompok itu ditemukan, hewan peliharaan bisa membuat orang merasa lebih baik setelah mengalami penolakan. Para partisipan diminta saat mereka merasa dikucilkan. Kemudian mereka diminta menulis perasaan mereka mengenai hewan peliharaan favorit mereka, atau untuk menulis mengenai teman favorit, atau untuk menggambar peta kampus.
Para peneliti menemukan, menulis mengenai hewan peliharaan sama efektifnya dengan menulis tentang seorang teman saat menyangkut perasaan penolakan. “Hasil studi ini membuktikan, hewan peliharaan bermanfaat bagi kehidupan pemiliknya, baik secara psikologis dan fisik, dengan berperan melayani sebagai sumber penting dukungan sosial,” tulis para peneliti.
Sedangkan hasil studi yang lalu lebih fokus pada pemilik hewan peliharaan yang menghadapi tantangan kesehatan yang signifikan. “Hasil studi terbaru menetapkan adanya konsekuensi positif bagi orang-orang biasa yang memiliki hewan peliharaan”. Studi ini diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright Download Gratis Sampai Kapanpun 2011-2012 | Design by Blogku | Support by Bagus International Corporation